Langsung ke konten utama

Pos

Menampilkan pos dari Juni, 2014

Kangen

Kemaren sore seperti biasanya aku berjalan menyusuri gang sempit setelah keluar dari stasiun kereta. Kiri jalan ada penjual tas yang tengah sibuk menawarkan dagangannya. 
Tak ada yang istimewa hanya ada seorang bapak berpakaian seragam biru dongker tengah asik melihat sebuah tas berwarna pink. 
Tatapannya begitu khas. Khas seorang bapak yang sedang ingin memberikan sesuatu kepada anaknya. Kerutan di dahinya mengisaratkan banyak hal. 
Aku segera melanjutkan perjalanan, memalingkan wajah dan meninggalkan wajah itu. 
I Love You Papa
Apapun yang sudah dan akan kita lalui, engkau tetap Papa untukku...
Selamat hari ayah 15/06/2014

Jiwa yang Bukan Peminta

Tadi setelah turun kereta aku mampir di kembang tahu, tiba2 ada anak kecil mendekat dan bilang "mbak aku juga mau" aku pastikan dia siapa, aku tanya lagi "bener mau?" Dia jawab "nggak deh, mau nasi goreng aja" aku bilang, "Mana? Nggak ada yang jual nasi goreng". Dia jawab, "Itu ada disana". Aku bilang, "Tunggu ya"... Dia medekat ke seorang ibu yang sepertinya tidak suka dengan apa yang ia lakukan... Kemudian ia minta duit ke orang di sebelahku, dia dapat 5rb... Lalu di tempat yang sama aku beli sari kacang hijau, aku kasih ke dia, Dia bilang, "Makasi" dengan wajah yang sangat bahagia, Tapi tak sedikitpun terucap terima kasih dari mulut ibunya, Menatapku saja tidak... Rasanya ingin aku ajak anak itu ngobrol dan bilang, "Dek, kamu bukan peminta-minta, kamu bisa jadi sukses dan kaya raya dan membantu orang lain karena kamu bukan pengemis" Seakan dia tau apa yang ada di pikiranku, kenapa dia nggak minta duit …