Langsung ke konten utama

Still Love Monday

Senin.. berat rasanya hari ini. Dimulai dengan pagi yang indah diiringi mimpi yang begitu menggambarkan segala hal yang tak diinginkan. Masih bisa dimaafkan mengingat pilihan tempat kejadiannya.
Beranjak siang ada lagi beberapa waktu yang harus terbuang karena harus menunggu. Capek menunggu ditambah dengan kenyataan satu gulungan film berisi kenangan berubah menjadi satu gulungan pita hitam tak berarti.

Ok... sore hari benar-benar tak bisa berkata apa-apa setelah membaca beberapa pesan dari teman-teman tercinta. Hingga hanya maaf yang sanggup diucap, walau hasilnya hanya diam
Maaf jika aku lupa
Maaf jika aku galak
Dan maaf untuk semua keegoisan di hari ini
Besok akan lebih cerah
Aku tidak capek, tidak marah, tidak lelah...
Hanya ingin diam sejenak...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pohon Harapan.

Harapan adalah petunjuk arah bagi impian. Pohon ini menyimpan harapan dari anak-anak PSAA Budhi Bhakti.

Semoga semua harapan anak-anak ini dikabulkan oleh Allah SWT dan mereka menjadi anak-anak yang berkarakter positif dikemudian harinya...
Published with Blogger-droid v2.0.2

Cukup aku dan Tuhan yang tau

Sebenarnya apa yang bisa kita perbuat dengan rasa...
Tuhan yang telah menciptakan dan mengendalikan rasa

Kita tidak pernah ditawari kontrak untuk mencintai atau membenci seseorang dalam hidup
Tuhan yang mengatur pertemuan, perpisahan, rasa...

Tinggal dijalani
dengan bahagia
dengan kesal
dengan ikhlas
dalam hal ini kita yang tentukan

Kau boleh membenci aku atas kecewamu
Tapi aku tak akan pernah membencimu karna kecewaku
Aku tak akan pernah menyalahkan seperti yang kau lakukan

Siapa melempar energi negatif maka ia yang akan menuai sendiri hasilnya




Benang Kusut

Menjalani hidup menguntai benang kusut, mencoba menulusuri setiap inci agar bisa di gulung dengan rapi. Namun perasaan sedih datang merasa ingin mengganti, lelah memperbaiki. Komentar datang silih berganti, menusuk hati, memecah hari, menjadikan lari sebagai pengganti, menepi..
Tapi hati tak bisa dibohongi, tak bisa pergi. Cukup kutub-kutub kusut yang di pangkas pergi, dan benang bisa disambung lagi. 
Tak ada yang hilang cuma sejenak menepi, tak ada yang hancur cuma sedikit lelah, tak ada yang pecah berpisah cuma sedikit jenuh dan membuat jarak. 
Pada akhirnya diri akan mengarah sendiri kepada hati dimana ia seharusnya pulang.  Tak ada yang salah pada takdir, tak ada yang salah dengan perasaan, kita hanya terlalu masuk dalam labirin pikiran yang membingungkan. 
 Gulung lagi yang rapi sambungan demi sambungan itu. Sederhanakan saja katanya,,

Terinspirasi Hatimu