Langsung ke konten utama

Hate This Part

Perpisahan merupakan salah satu peristiwa yang menimbulkan rasa tidak nyaman dalam diri. Namun tentunya Tuhan menciptakan suatu peristiwa yang disebut dengan "perpisahan" itu tidak sia-sia. Toh dunia itu luas, tidak selebar daun kelor seperti yang sering diungkapkan orang-orang. Tentunya dengan luas dunia yang seperti ini tidak mungkin semua makhluk hidup dalam satu tempat dan menghindari perpisahan. 

Meninggalkan tempat yang selama ini telah begitu banyak memberikan makna dalam hidup memang sangat sulit. Bahkan butuh banyak hari untuk bisa tegar dan nyaman di tempat yang baru. Tempat baru yang punya segudang budaya yang jauh bertolak belakang dengan tempat sebelumnya. Hal ini terasa lebih sulit mengingat banyak sahabat tercinta yang juga ditinggalkan. 


Awalnya memang sakit tapi selalu yakinlah bahwa tidak ada yang sia-sia. Yakin dengan apa yang telah menjadi pilihan karena semua itu datang dari-Nya. Bahkan pemikiran, pilihan, keputusan, rasa senang, rasa sakit semua itu milik-Nya. Nikmati saja setiap detik yang dilalui dengan ihklas. Walaupun hal itu sulit namun sulit itu juga salah satu ciptaan-Nya. Nikmati, nikmati dan nikmati. Semuanya akan indah pada waktu yang telah Tuhan tentukan.  

Komentar

  1. Perpisahan adalah sebaian dari siklus. mau nggak mau, setiap kita akan mengalaminya. Sebenernya bukan perpisahan yang bikin sakit. Tapi MENGAWALI.. itu yang berat, mbak bro.

    Rasanya GELAP.

    Dan tentang Gelap ini, ada fakta yang menarik, mbak bro, bahwa:
    "Saat-saat tergelap di bumi terjadi SESAAT SEBELUM fajar menyingsing".

    Nyamankan dirimu.

    #Salam peluk dari Jogja

    BalasHapus

Poskan Komentar

Pos populer dari blog ini

Pohon Harapan.

Harapan adalah petunjuk arah bagi impian. Pohon ini menyimpan harapan dari anak-anak PSAA Budhi Bhakti.

Semoga semua harapan anak-anak ini dikabulkan oleh Allah SWT dan mereka menjadi anak-anak yang berkarakter positif dikemudian harinya...
Published with Blogger-droid v2.0.2

Cukup aku dan Tuhan yang tau

Sebenarnya apa yang bisa kita perbuat dengan rasa...
Tuhan yang telah menciptakan dan mengendalikan rasa

Kita tidak pernah ditawari kontrak untuk mencintai atau membenci seseorang dalam hidup
Tuhan yang mengatur pertemuan, perpisahan, rasa...

Tinggal dijalani
dengan bahagia
dengan kesal
dengan ikhlas
dalam hal ini kita yang tentukan

Kau boleh membenci aku atas kecewamu
Tapi aku tak akan pernah membencimu karna kecewaku
Aku tak akan pernah menyalahkan seperti yang kau lakukan

Siapa melempar energi negatif maka ia yang akan menuai sendiri hasilnya




Berhenti

Kecewaku mengalir deras ke muara lepas ke lautan,
kemudian pecah menghantam pinggiran karang
hingga tak ada lagi yang bisa terucap,
sirna bersama buih di tepi pantai 

Mulai hari ini aku berhenti...