Langsung ke konten utama

Itu juga Manusia

Baru saja aku terbangun dari tidur yang nyenyak. Kulihat sekeliling gelap dan sepi. Tiba-tiba muncul pesan yang berkata "kok belum tidur?" dan aku menjawab "aku baru bangun". Teman itu berkata "pagi disana cepat yah". Aku tidak tahu harus tertawa atau bagaimana membacanya, tapi sepertinya mataku berkata cukup dengan tidurnya. Kemudian aku berdiri di teras sebentar untuk sedikit menarik nafas. Ternyata tidak hanya aku yang terjaga malam ini. Burung-burung itu yang entah dari mana asalnya dengan jumlah yang bisa saja empat atau lima kali lipat penghuni disini juga masih sibuk diantara ranting-ranting pohon. Hal ini sebenarnya tidak ada hubungannya dengan apa yang akan aku ungkapkan. Namun biarlah, setidaknya aku menulis daripada sibuk dengan pikiran-pikiran dan imajinasi yang tidak jelas tujuannya. 

Aku kembali ke dalam dan di depan layar ini melihat Yung-Han Hung likes your comment: "love this...appreciate other people..." 11:05pm. Aku memang tidak mengerti keseluruhan tulisan dari temanku itu, karena memang dalam huruf kanji mandarin. Setidaknya aku paham maksudnya walaupun dengan bantuan terjemahan mbah google. Kurang lebih tulisan itu menceritakan mengenai kejadian pada salah satu gerbong kereta yang ditumpangi oleh seorang tua renta yang berpakaian lusuh. Kondektur kereta tidak percaya bahwa orang ini membeli tiket untuk naik kereta dan beranggapan bahwa orang ini adalah penumpang gelap. Ia mengungkapkan harusnya orang ini di tempatkan di gerbong orang-orang cacat saja. Kondektur berkali-kali bertanya dan berusaha membuat orang berpakaian lusuh itu mengaku bahwa ia adalah penumpang gelap. Bahkan kondektur lainnya berkata "kita suruh saja ia bekerja di gerbong utama untuk memasukkan bahan bakar sebab orang ini adalah penumpang gelap daripada tidak ada gunanya". Akhirnya orang itu pun menjawab dan membuat kondektur terdiam dan tidak bisa berkata apa-apa lagi. Agak kurang paham dengan perkataannya namun yang jelas komentar itu berhubungan dengan manusia dan bernada hargailah orang lain. 

Sedikit miris memang jika melihat reaksi seseorang terhadap perbedaan di dunia ini.  Bahkan benda mati seperti kereta api pun membedakan tempat untuk penumpang yang normal dan yang cacat (namun benda mati itu tetap hasil otak manusia). Memangnya kenapa jika ada yang naik kereta dengan baju lusuh dan tubuh tua renta. Toh bukan salah mereka mempunyai penampilan seperti itu. Setiap orang mempunyai kemungkinan akan merasakan berada pada tubuh yang tua renta bukan? Apa yang salah jika ada yang ke Mall atau bandara dengan sendal jepit lengkap dengan kaos dan celana pendek. Terkadang memang penampilan itu diperlukan sebagai wujud menghargai orang lain atau tempat yang kita datangi. Namun bagaimana jika hanya itu yang ia punya untuk dipakai. Hanya itu yang bisa ia perbuat dengan penampilannya. Justru Manusia yang telah diberikan akal dan hati sebaiknya mampu tetap menghargai. 

Tidak ada satu orang pun di dunia ini yang menginginkan dirinya menjadi jelek, menjadi cacat, menjadi berbeda dengan orang lain. Tidak ada yang meminta untuk menjadi satu butiran hitam diantara jutaan butiran putih. Bukankah perbedaan itu harusnya indah? Karena sebenarnya tidak ada yang berada di atas ataupun di bawah. Manusia hanya unik satu dan yang lainnya. Ia punya caranya sendiri untuk menjalani hidupnya. Ia juga mempunyai caranya sendiri untuk menghadapi setiap peristiwa dalam hidupnya. 

Don't be drag, just be a queen
Whether you're broke or evergreen
You're black, white, beige, chola descent
You're Lebanese, you're orient

Whether life's disabilities
Left you outcast, bullied or teased
Rejoice and love yourself today
'Cause baby, you were born this way

"Lady Gaga-Born This Way"

Komentar

  1. I'm beautiful in my way cause God makes no mistake. Like your writing, Ola! :)

    BalasHapus
  2. psikolog q emang cadas... hahaha sip2 mba, lanjutkan... q banget ke mall cuma pake sandal jepit n kaos oblong, celana sobek2 pula... hahaha (susah x harus feminin).

    BalasHapus
  3. itu juga manusia......manusia juga itu.....???????
    http://vektor-teknik.blogspot.com/

    BalasHapus

Posting Komentar

Pos populer dari blog ini

Pohon Harapan.

Harapan adalah petunjuk arah bagi impian. Pohon ini menyimpan harapan dari anak-anak PSAA Budhi Bhakti.

Semoga semua harapan anak-anak ini dikabulkan oleh Allah SWT dan mereka menjadi anak-anak yang berkarakter positif dikemudian harinya...
Published with Blogger-droid v2.0.2

Cukup aku dan Tuhan yang tau

Sebenarnya apa yang bisa kita perbuat dengan rasa...
Tuhan yang telah menciptakan dan mengendalikan rasa

Kita tidak pernah ditawari kontrak untuk mencintai atau membenci seseorang dalam hidup
Tuhan yang mengatur pertemuan, perpisahan, rasa...

Tinggal dijalani
dengan bahagia
dengan kesal
dengan ikhlas
dalam hal ini kita yang tentukan

Kau boleh membenci aku atas kecewamu
Tapi aku tak akan pernah membencimu karna kecewaku
Aku tak akan pernah menyalahkan seperti yang kau lakukan

Siapa melempar energi negatif maka ia yang akan menuai sendiri hasilnya




Berhenti

Kecewaku mengalir deras ke muara lepas ke lautan,
kemudian pecah menghantam pinggiran karang
hingga tak ada lagi yang bisa terucap,
sirna bersama buih di tepi pantai 

Mulai hari ini aku berhenti...