Langsung ke konten utama

Refleksi Maulid Nabi SAW 1433H

Banyak kata-kata indah yang akan terucap jika kita membahas Nabi Muhammad SAW.
Rasul ngak lebay kok buktinya saat ia mendengar seorang laki-laki memuji secara berlebihan ia berkata "kamu membinasakan dan memotong punggung orang itu".
Saat kita tak punya apa-apa untuk diberikan kepada orang lain, menahan diri dari kejahatanpun merupakan sedekah.
Tidak pernah mencela dan ia menaungi orang-orang yang...
1. Pemimpin yang adil
2. Pemuda yang menjadi dewasa dalam beribadah kepada Allah SWT
3. Orang yang hatinya tergantung di Mesjid
4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah SWT, berkumpul dan berpisah karena Allah SWT
5. Laki-laki yang menolak rayuan jahat wanita dengan berkata "aku takut kepada Allah SWT"
6. Orang yang bersedekah diam-diam, tangan kirinya tidak tahu apa yang disedekahkan tangan kanannya
7. Orang yang mengalirkan air mata saat berzikir, mengingat dan menyebut nama Allah SWT di kesunyian
Jika makan ia makan bagaikan orang beriman yang makan untuk satu perut bukan tujuh perut. 
Dalam hal cinta tak usah diragukan lagi karena ia tidak pernah menyekutukan cintanya kepada Allah SWT. 
Ia mempunyai rasa malu sebagai salah satu cabang dari imannya. 
Selalu menebarkan cinta dan tersenyum pada umatnya.

Selamat Maulid Nabi SAW 1433H...

Love...Viola

Komentar

  1. Selamat Maulid Nabi Olaaaa :)

    BalasHapus
  2. Ya Nabi salam alaika,
    Ya Rasul salam alaika..

    Betapa besar cinta kita untuknya..
    Semoga kelak di surga kita akan dipertemukan dengannya.. Amin.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pohon Harapan.

Harapan adalah petunjuk arah bagi impian. Pohon ini menyimpan harapan dari anak-anak PSAA Budhi Bhakti.

Semoga semua harapan anak-anak ini dikabulkan oleh Allah SWT dan mereka menjadi anak-anak yang berkarakter positif dikemudian harinya...
Published with Blogger-droid v2.0.2

Cukup aku dan Tuhan yang tau

Sebenarnya apa yang bisa kita perbuat dengan rasa...
Tuhan yang telah menciptakan dan mengendalikan rasa

Kita tidak pernah ditawari kontrak untuk mencintai atau membenci seseorang dalam hidup
Tuhan yang mengatur pertemuan, perpisahan, rasa...

Tinggal dijalani
dengan bahagia
dengan kesal
dengan ikhlas
dalam hal ini kita yang tentukan

Kau boleh membenci aku atas kecewamu
Tapi aku tak akan pernah membencimu karna kecewaku
Aku tak akan pernah menyalahkan seperti yang kau lakukan

Siapa melempar energi negatif maka ia yang akan menuai sendiri hasilnya




Benang Kusut

Menjalani hidup menguntai benang kusut, mencoba menulusuri setiap inci agar bisa di gulung dengan rapi. Namun perasaan sedih datang merasa ingin mengganti, lelah memperbaiki. Komentar datang silih berganti, menusuk hati, memecah hari, menjadikan lari sebagai pengganti, menepi..
Tapi hati tak bisa dibohongi, tak bisa pergi. Cukup kutub-kutub kusut yang di pangkas pergi, dan benang bisa disambung lagi. 
Tak ada yang hilang cuma sejenak menepi, tak ada yang hancur cuma sedikit lelah, tak ada yang pecah berpisah cuma sedikit jenuh dan membuat jarak. 
Pada akhirnya diri akan mengarah sendiri kepada hati dimana ia seharusnya pulang.  Tak ada yang salah pada takdir, tak ada yang salah dengan perasaan, kita hanya terlalu masuk dalam labirin pikiran yang membingungkan. 
 Gulung lagi yang rapi sambungan demi sambungan itu. Sederhanakan saja katanya,,

Terinspirasi Hatimu