Langsung ke konten utama

Psiheb Ashoooyy...

Sore itu kami berkumpul untuk mengerjakan pekerjaan masa depan setelah PKP. Entah mengapa tiba-tiba kami mulai membicarakan "sukun". Itu tidak hanya sekedar buah yang terbuang dan diabaikan di lapangan rehab. Tapi buah itu mengandung sejuta kenangan bagi kami. 

Kami kemudian mulai membahas apa yang salah dengan kamar yang kita tempati. Apa yang salah dengan kamar 11 yang tidak mau datang ke pelataran Diklat padahal aku sudah tiga kali mengundang mereka untuk makan sukun goreng malam itu, hahaha. Padahal kami sudah berkorban banyak untuk mendapatkan sukun hingga membuat kamar kami semerbak dengan kesegaran bawang putih. 

Entah kenapa pembicaraan itu membuat kami loncat pikir kepada Bu ketua dan laptopnya. Banyak hal yang masuk dalam mimpi-mimpi kami. Salah satunya laporan. Ada yang tiba-tiba berteriak tentang laporan atau hal lainnya di malam hari. Tapi Bu ketua punya cara yang beda. Ia tertidur dengan laptop dan pada malam hari ia akan bangun dan mengetik beberapa saat dan tidur lagi. 

Kemudian pikiran kami mulai meloncat lagi pada kasus sendal jepit. Ternyata hal ini sudah terjadi turun temurun seperti informasi yang kami dapatkan dari dua orang angkatan atas. Bahkan mereka mengusulkan untuk menambahkan materi tentang sendal jepit pada pembekalan PKP (_ _")7. Masih ingat dengan kejadian di malam hari dimana kami mengambil sendal jepit salah satu teman yang berada di depan kamar orang lain. Kemudian ekspresi bangun tidur yang kaget karena tidak ada satupun sendal jepit di depan kamar kami.  

Teman adalah Psiheb
Teman itu ashoy
Teman adalah orang yang setiap hari menemani sarapan dengan telur dan tahu
Teman adalah orang yang selalu berkumpul pada pukul 19.30 di ruang makan
Teman adalah orang yang mengulurkan tangannya untuk berteriak psiiiiheeeeeb ashooooy...!

Komentar

  1. sumpaaaaaaaaaah... aku ngakak bca tulisan ini.. mantaaaab.. oya, baiklah saya akan mengaku... sayalah orang yang dibicarakan karena tertidur berpelukan dengan laptop.... ehehehehe.... piiiiiiiiss...

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu adalah mimpi yang intelek,,hahaha
      bukan begitu bu ketu???

      Hapus
    2. yaaaaaa..kan kita ini orang intelek...
      jadi inget, tiba2 kebangun tengah malam, trus teriak..
      berarti episodenya Mas G bukan 4 tapi dua...... waduh, salah dung.. Eaaaaaaa.. psiheb emang ashooooooy...

      Hapus
    3. hahaha,,,bisa dapat payung baru neh, dilema gangguan tidur pada mahasiswa magpro psi klinis...
      faktanya lebih dari 80% mahasiswa menggigau saat tidur, baik berteriak, kejang2, ataupun memanfaatkan benda2 d sekitar...huuaahahahaha

      Hapus
  2. Wuuuah sukaaa sama tulisan ini... Aku jadi mengenang masa 'gila' selama sebulan bersama kamu kamu kamu dan kalian.... Psiheb itu kita :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. masa "gila"...kyknya kita emang di rawat inapkan deh disana .. haha

      Hapus

Posting Komentar

Pos populer dari blog ini

Pohon Harapan.

Harapan adalah petunjuk arah bagi impian. Pohon ini menyimpan harapan dari anak-anak PSAA Budhi Bhakti.

Semoga semua harapan anak-anak ini dikabulkan oleh Allah SWT dan mereka menjadi anak-anak yang berkarakter positif dikemudian harinya...
Published with Blogger-droid v2.0.2

Cukup aku dan Tuhan yang tau

Sebenarnya apa yang bisa kita perbuat dengan rasa...
Tuhan yang telah menciptakan dan mengendalikan rasa

Kita tidak pernah ditawari kontrak untuk mencintai atau membenci seseorang dalam hidup
Tuhan yang mengatur pertemuan, perpisahan, rasa...

Tinggal dijalani
dengan bahagia
dengan kesal
dengan ikhlas
dalam hal ini kita yang tentukan

Kau boleh membenci aku atas kecewamu
Tapi aku tak akan pernah membencimu karna kecewaku
Aku tak akan pernah menyalahkan seperti yang kau lakukan

Siapa melempar energi negatif maka ia yang akan menuai sendiri hasilnya




Berhenti

Kecewaku mengalir deras ke muara lepas ke lautan,
kemudian pecah menghantam pinggiran karang
hingga tak ada lagi yang bisa terucap,
sirna bersama buih di tepi pantai 

Mulai hari ini aku berhenti...