Langsung ke konten utama

Beda???

Semua orang ingin tampil beda, ingin dilihat, dihargai, menjadi pusat perhatian dan lain sebagainya. Walaupun begitu tidak semua orang bisa menerima perbedaan.
Menjadi orang yang berbeda dari orang lain terkadang juga sulit. Sulit menyesuaikan diri dan sulit untuk membuat orang bisa menerima perbedaan itu. 
Manusia tentunya bukan makhluk yang identik satu sama lain. Mereka memiliki keunikannya masing-masing. Perbedaan itu indah selama kita mampu menerima dan bangga dengan perbedaan tersebut. Namun kalau diri kita sendiri tidak mampu menerima perbedaan yang ada pada diri kita sendiri itu akan menjadi beban tersendiri bagi kita. Ya,,, jika kita saja tidak bisa menerima perbedaan yang ada pada diri kita jangan salahkan orang lain yang juga sulit menerima bahwa kita berbeda.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pohon Harapan.

Harapan adalah petunjuk arah bagi impian. Pohon ini menyimpan harapan dari anak-anak PSAA Budhi Bhakti.

Semoga semua harapan anak-anak ini dikabulkan oleh Allah SWT dan mereka menjadi anak-anak yang berkarakter positif dikemudian harinya...
Published with Blogger-droid v2.0.2

Cukup aku dan Tuhan yang tau

Sebenarnya apa yang bisa kita perbuat dengan rasa...
Tuhan yang telah menciptakan dan mengendalikan rasa

Kita tidak pernah ditawari kontrak untuk mencintai atau membenci seseorang dalam hidup
Tuhan yang mengatur pertemuan, perpisahan, rasa...

Tinggal dijalani
dengan bahagia
dengan kesal
dengan ikhlas
dalam hal ini kita yang tentukan

Kau boleh membenci aku atas kecewamu
Tapi aku tak akan pernah membencimu karna kecewaku
Aku tak akan pernah menyalahkan seperti yang kau lakukan

Siapa melempar energi negatif maka ia yang akan menuai sendiri hasilnya




metafora ku di akhir tahun

perjalanan hidup bagaikan berjalan di padang rumput yang luas tanpa ada halangan apapun didepan mata, karena sesungguhnya kita sendirilah yang membuat halangan itu sendiri.  Aku telah berlari dengan nyaman di padang rumput yang luas, tapi tiba-tiba muncul tembok yang besar didepanku. Walaupun aku tahu hal ini akan terjadi tapi aku tetap bersemangat dan yakin bisa menembusnya. Namun akhirnya aku hanya bisa lewat disamping tembok itu untuk terus berlari ke arah cahaya yang terang. Aku tak mampu menghancurkan penghalang itu, tak mampu menyakitinya.