Langsung ke konten utama

Kisah Mi Instan Kuning Telur

Suatu ketika dokter tulang temanku menyarankan dirinya untuk lebih banyak mengkonsumsi putih telur agar mempercepat kesembuhan kakinya pasca kecelakaan. Namun ternyata temanku berasumsi lain. Ia memakan sedikitnya 7 atau lebih putih telur setiap harinya. Akhirnya karna tak tega melihat kuning telur yang terbuang percuma, dua orang temanku yang lain bersedia menghabiskannya. Lama kelamaan mereka pun bosan sehingga setiap kali memasak, kuning telur itu dibuang.

Pagi tadi aku melihat temanku mulai membuang satu per satu kuning telur lagi. Aku kemudian menawarkan untuk mengambil kuning telur tersebut. Kupikir daripada terbuang biarlah ku makan saja untuk sarapan pagi. Nah itulah sejarah terciptanya mi instan kuning telur ini. Bahannya sebenarnya sama dengan mi instan biasa, namun yang luar biasa adalah campuran 4 butir kuning telur di dalamnya.

Waalaaaa...jadilah yummy n healthy food for breakfast pagi ini.

Dengan sedikit taburan lada hitam di atasnya, makanan ini ternyata sangat enak di lidah. Setelah selesai makan perut pun kenyang dan tentunya energi sudah terisi dengam sempurna. Mengingat tadi kan ada 4 energi kuning telur di dalamnya. Tapi tahukah kamu efek memakan sekaligus 4 butir kuning telur!!! Hhmmmm....

Dont try rhis at home... But if you really wanna try, just try with 1 egg...

By the way, I have special breakfast for today...


By...viola


Published with Blogger-droid v2.0.2

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pohon Harapan.

Harapan adalah petunjuk arah bagi impian. Pohon ini menyimpan harapan dari anak-anak PSAA Budhi Bhakti.

Semoga semua harapan anak-anak ini dikabulkan oleh Allah SWT dan mereka menjadi anak-anak yang berkarakter positif dikemudian harinya...
Published with Blogger-droid v2.0.2

Cukup aku dan Tuhan yang tau

Sebenarnya apa yang bisa kita perbuat dengan rasa...
Tuhan yang telah menciptakan dan mengendalikan rasa

Kita tidak pernah ditawari kontrak untuk mencintai atau membenci seseorang dalam hidup
Tuhan yang mengatur pertemuan, perpisahan, rasa...

Tinggal dijalani
dengan bahagia
dengan kesal
dengan ikhlas
dalam hal ini kita yang tentukan

Kau boleh membenci aku atas kecewamu
Tapi aku tak akan pernah membencimu karna kecewaku
Aku tak akan pernah menyalahkan seperti yang kau lakukan

Siapa melempar energi negatif maka ia yang akan menuai sendiri hasilnya




metafora ku di akhir tahun

perjalanan hidup bagaikan berjalan di padang rumput yang luas tanpa ada halangan apapun didepan mata, karena sesungguhnya kita sendirilah yang membuat halangan itu sendiri.  Aku telah berlari dengan nyaman di padang rumput yang luas, tapi tiba-tiba muncul tembok yang besar didepanku. Walaupun aku tahu hal ini akan terjadi tapi aku tetap bersemangat dan yakin bisa menembusnya. Namun akhirnya aku hanya bisa lewat disamping tembok itu untuk terus berlari ke arah cahaya yang terang. Aku tak mampu menghancurkan penghalang itu, tak mampu menyakitinya.