Langsung ke konten utama

Are You Happy???

Kemaren saya melihat sebuah surat yang berisi: 
Inilah curhat Suci & Juik
dengan judul
Kalau Bukan Karena "Ola"
Kalau bukan karano tapaso kami ndak akan bisa di asuang si Ola manyuruah kami menguntit inyo dari belakang, bikin resah. Penghianat! Payah2 kami naiak kakantua DPRD, inyo (Ola maksudnyo!) lamak2 mambali mie di NIAGARA. Icak2 ndak tau taro! Urang lah payah mandok2 jo si Juik supayo ndak nampak, sampai masuak ka halaman rumah urang agar ndak nampak, urang yang lewat mancaliak sambia galak2 (ba gakti tu!). Kalau bukan karena Ola kami ndak bapaneh-paneh. Lari2 sambia di galak-an urang, tagak (atau duduak) dibawah janjang sampai masuak karumah (halaman tepatnyo) urang! Kalau bukan karena OLA!

 
teks asli ^_^ hahaha
Setelah membaca surat ini saya kemudian menyadari bahwa banyak hal yang sangat bermakna dan membahagiakan telah terlupakan dalam hidup. Lupa hanya karena saya terlalu fokus pada hal-hal yang kurang membuat bahagia, seperti kata Lenka "My world is full of loveliness, But I focus on the stress". Sejenak saya tersadar kenapa harus menyibukkan diri dengan kesedihan, lebih baik memikirkan hal-hal positif yang membuat bahagia. Seperti hukum Newton III mengungkapkan "F aksi = - F reaksi" jadi jika tersenyum maka orang lain juga akan tersenyum begitu pula sebaliknya. Semua orang tentunya tidak mau mendapatkan hal yang kurang positif dari orang lain. Oleh karena itu tebarlah selalu energi positif dari dalam diri.
Akhirnya jika ditanya sekarang, maka saya adalah orang yang bahagia terutama dengan sahabat-sahabat yang selalu ada . . . love K4 n mar's club
by...viola

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pohon Harapan.

Harapan adalah petunjuk arah bagi impian. Pohon ini menyimpan harapan dari anak-anak PSAA Budhi Bhakti.

Semoga semua harapan anak-anak ini dikabulkan oleh Allah SWT dan mereka menjadi anak-anak yang berkarakter positif dikemudian harinya...
Published with Blogger-droid v2.0.2

Cukup aku dan Tuhan yang tau

Sebenarnya apa yang bisa kita perbuat dengan rasa...
Tuhan yang telah menciptakan dan mengendalikan rasa

Kita tidak pernah ditawari kontrak untuk mencintai atau membenci seseorang dalam hidup
Tuhan yang mengatur pertemuan, perpisahan, rasa...

Tinggal dijalani
dengan bahagia
dengan kesal
dengan ikhlas
dalam hal ini kita yang tentukan

Kau boleh membenci aku atas kecewamu
Tapi aku tak akan pernah membencimu karna kecewaku
Aku tak akan pernah menyalahkan seperti yang kau lakukan

Siapa melempar energi negatif maka ia yang akan menuai sendiri hasilnya




metafora ku di akhir tahun

perjalanan hidup bagaikan berjalan di padang rumput yang luas tanpa ada halangan apapun didepan mata, karena sesungguhnya kita sendirilah yang membuat halangan itu sendiri.  Aku telah berlari dengan nyaman di padang rumput yang luas, tapi tiba-tiba muncul tembok yang besar didepanku. Walaupun aku tahu hal ini akan terjadi tapi aku tetap bersemangat dan yakin bisa menembusnya. Namun akhirnya aku hanya bisa lewat disamping tembok itu untuk terus berlari ke arah cahaya yang terang. Aku tak mampu menghancurkan penghalang itu, tak mampu menyakitinya.